Rangkaian Pengontrol Ruangan Pemanas

Rangkaian Pengontrol Ruangan Pemanas. Bagi suatu kepentingan seringkali suhu ruangan atau suhu kamar harus bisa dikontrol sehingga benda yang berada di ruangan tersebut bisa berfungsi atau hidup dengan baik. Pengaturan suhu ruangan ini biasanya digunakan dalam mesin penetas, ruangan lab, dan lain sebagainya. Dengan adanya kontrol suhu ruangan diharapkan pula bisa mempertahankan kinerja suatu benda. Untuk mengetahui kondisi suhu kamar atau suhu ruangan maka orang menggunakan thermostat.

Pada postingan kali ini kita akan mencoba memanfaatkan thermostat untuk mengontrol ruangan pemanas. Dalam dunia kedokteran, keberadaan ruangan pemanas sangat berguna bagi eksperimen mereka. Beberapa percobaan acapkali memerlukan perlakuan suhu ruang yang berbeda. Dan untuk mengontrolnya Anda bisa merakit Rangkaian Pengontrol Ruangan Pemanas. Di bawah ini kami lampirkan buat Anda gambar skemanya. Silakan lihat dan pelajari!

Gambar Skema Rangkaian Pengontrol Ruangan Pemanas

Jika suhu ruangan naik sedikit saja, perlawanan dari NTC akan turun sedikit. Penurunan kecil dalam tegangan basis-emitor akan membuat transistor bekerja kurang lancar secara dramatis sehingga TRIAC akan menyala lama kemudian dalam siklus, sangat mengurangi daya pemanas. Jika suhu naik cukup, misalnya dengan matahari bersinar ke jendela, kapasitor tidak akan dikenakan biaya untuk 32 Volt, TRIAC tidak pernah akan menyala, dan pemanas akan tetap benar-benar off.

Pada siklus berikutnya kapasitor akan mengisi secara positif maupun negatif, tidak pernah mengumpulkan tegangan cukup untuk menyalakan DIAC. Pada suhu yang lebih rendah, transistor akan jenuh, menembakkan TRIAC segera setelah gelombang mencapai level 42 Volt. Ini memberi sekitar 95% dari daya pemanas. Semoga Rangkaian Pengontrol Ruangan Pemanas ini bermanfaat bagi Anda.

Rangkaian Pengontrol Ruangan Pemanas. Post by: Fatma | 4.5
Tags:

Categories: Rangkaian Elektronika