Rangkaian Lampu Darurat Mini

Rangkaian Lampu Darurat Mini. Pasokan aliran listrik dari PLN kadangkala mengalami gangguan. Entah karena adanya perbaikan, terjadinya kerusakan, atau karena ada gangguan kondisi cuaca yang menyebabkan pasokan aliran listrik harus dihentikan alias padam. Menanggapi kondisi seperti ini kita tentu membutuhkan lampu darurat untuk penerangan di malam hari di saat pasokan listrik terputus.

Rangkaian Lampu Darurat Mini adalah lampu darurat berbasis LDR yang menyalakan LED putih ber- watt tinggi ketika dalam ruangan gelap. Hal ini dapat digunakan sebagai lampu darurat sederhana dalam kamar anak untuk menghindari situasi panik ketika tiba-tiba aliran listrik padam. Rangkaian/alat ini memberi cahaya yang cukup di dalam ruangan.

Gambar Skema Rangkaian Lampu Darurat Mini

Image Source : www.electroschematics.com

Sirkuit yang terlalu sederhana sehingga dapat tertutup dalam sebuah kotak kecil. Sebuah batere mini 12 volt digunakan untuk daya rangkaian. Dua transistor T1 dan T2 digunakan sebagai saklar elektronik untuk mengaktifkan / menonaktifkan LED putih. Ketika ada cahaya yang cukup di dalam ruangan, LDR bekerja sehingga basis transistor PNP T1 menjadi tinggi dan tetap mati. T2 juga tetap mati karena dasarnya di-bumikan. Dalam keadaan ini, LED putih tetap mati. Ketika cahaya jatuh pada LDR menurun, itu berhenti bekerja dan bias maju menyediakan basis T1 saat ini untuk T2. Kemudian menyala dan switch LED Putih aktif. LED putih yang digunakan dalam Rangkaian Lampu Darurat Mini tersebut adalah LED 1 watt Luxeon yang terang sekali. LED putih 1 watt mengkonsumsi arus sekitar 300 miliampere, lebih baik untuk mematikan lampu setelah beberapa menit untuk menghemat daya batere.

Rangkaian Lampu Darurat Mini. Post by: Fatma | 4.5
Tags:

Categories: Rangkaian Elektronika