Membuat Rangkaian Protektor Batere Lampu Darurat

Rangkaian Protektor Batere Lampu Darurat. Lampu darurat tidak memiliki fasilitas untuk mencegah debit dalam batere jika lampu tetap menyala pada siang hari. Filamen lampu neon juga rusak jika sudah bersinar dalam tegangan batere rendah. Hal ini menyebabkan menghitam pada sisi filamen yang menunjukkan filamen rusak. Jadi kita harus mematikan lampu di pagi hari dan menyalakan kembali di malam hari.

Dengan menambahkan Rangkaian Protektor Batere Lampu Darurat ini dalam lampu darurat Anda dapat mengurangi pekerjaan switching sehari-hari. Sirkuit ini menawarkan dua keuntungan :

  1. Mencegah debit yang tidak perlu pada baterai waktu siang hari.
  2. Batere hanya berfungsi pada malam hari. Hal ini menghemat energi dan mencegah pengisian yang berlebihan pada baterai.

Di bawah ini kami sajikan gambar skemanya.

 

Gambar Rangkaian Protektor Batere Lampu Darurat

image from: http://electroschematics.com/5706/emergency-lamp-battery-protector/

Rangkaian Protektor Batere Lampu Darurat adalah switch yang dikendalikan cahaya yang menghubungkan papan sirkuit dengan pasokan listrik lampu darurat hanya pada malam hari melalui relay. Untuk menjaga relay off selama siang hari, sebuah LDR dan rangkaian pemicu Schmitt digunakan. Light Dependent Resistor menawarkan ketahanan yang sangat tinggi sekitar 10 mega ohm dalam gelap tetapi dalam terang hanya memiliki 100 ohm atau kurang. Jadi merupakan komponen yang ideal untuk mengaktifkan sirkuit berdasarkan ada atau tidak adanya cahaya matahari. Maka dari itulah digunakan untuk memicu timer IC 555 yang dirancang sebagai pemicu Schmitt.

Selamat mencoba dan semoga berhasil.

Membuat Rangkaian Protektor Batere Lampu Darurat. Post by: Fatma | 4.5
Tags:

Categories: Rangkaian Elektronika