Elektronika Daya

Pengertian elektronika daya adalah salah satu cabang dari ilmu elektronika yang memiliki kaitan dengan cara mengolah dan mengatur daya listrik secara elektronis. Keterkaitan elektronika daya terhadap cara mengolah dan memproses energy listrik, yaitu penggunaan piranti elektronik untuk mengubah sebuah daya listrik dengan pengendalian maupun modifikasi bentuk tegangan atau arus sehingga terjadilah bentuk satu kebentuk-bentuk lainnya. Bila dilihat dari ruang lingkupnya maka elektronika daya tersebut meliputi: Komponen Semikonduktor dan Komputer; Elektronika; Sistem Tenaga Listrik; Teori Rangkaian Listrik; Mesin-Mesin Listrik; Sistem Kontrol; dan Elektromagnetika.

Sistem elektronika adalah pangkal utama bagi aplikasi elektronika daya. Sistem elektronika bermaksud mempertunjukkan mengenai peralatan elektronika yang diantaranya ialah semikonduktor serta komponen lain didalam sebuah rangkaian elektronika. Buat mendalami elektronika daya dibutuhkan pemahaman kepada materi rangkaian elektronika baik itu berupa digital ataupun analog.

Sistem Tenaga Listrik, juga merupkan sasara utama pada apliksasi elektronika daya yang mana peralatan serta sistem mempunyai daya (arus dan tegangan) listrik cukup besar. Oleh sebab itulah guna lebih mengerti elektronika daya perlulah lebih memahami apa itu sistem tenagalistrik dengan lebih baik pula.

Sistem Kontrol, Biasanya aplikasi elektronika daya digunakan untuk melakukan kontrol aplikasi didalam industri. Oleh sebab itu dibutuhkan pengetahuan yang cukup berkenaan tekhnik serta sistem kontrol bermacam-macam peralatan yang dipakai dalam industri. Contoh pengaturan yang lebih banyak dipakai ialah pengaturan aktivitas alat-alat di industri, pengaturan kecepatan rotasi dari motor listrik, pengaturan kecepatan konveyor, pengaturan torsi motor listrik, pengaturan tekanan, pengaturan flow atau kecepatan minyak gas, pengaturan suhu dan pengaturan parameter-parameter lainnya.

Sistem komputer dalam aplikasi industri masa ini banyak yang telah terpadu bersama sistem komputer. Untuk mengerjakan pengaturan bermacam-macam instrumen di industri dikerjakan memakai remote yang alhasil bisa dimonitor memakai tampilan yang terpadu dengan data base yang diterjemahkan oleh komputer.

Konversi Daya

Terdapat empat jenis konversi daya atau biasa disebut juga ada empat macam pemanfatan energi, yaitu :

  1. Penyearah: bermanfaat untuk merubah arus listrik bolak-balik menjadi arus listrik searah.
  2. DC Choper atau biasa disebut dengan nama DC-DC converter. Arus Listrik searah dirubah jadi arus searah yang memiliki besaran berbeda.
  3. Inverter: yaitu merubah arus listrik searah jadi arus listrik bolakbalik di frekuensi serta tegangan yang bisa diatur.
  4. AC-AC Konverter: berguna untuk merubah energi arus listrik bolak-balik dengan frekuensi dan tegangan tertentu jadi arus bolak-balik yang frekuensi dan tegangannya lain. Terdapat dua macam converter AC, yakni pengatur tegangan AC yang menjadikan tegangan berubah teapi frekuensi konstan; kemudian cycloconverter yang menjadikan frekuensi serta tegangan bisa diatur.

Komponen Elektronika Daya

a. Dioda

komponen elektronika daya - dioda

b. Transistor

komponen elektronika daya - transistor

c. Thyristor

komponen elektronika daya - Thyristor

d. Insulated Gate Bipolar Transistor (IGBT)

komponen elektronika daya - IGBT ( Insulated Gate Bipolar Transistor)

Aplikasi Elektronika Daya

Aplikasi elektronika daya contohnya untuk mengendalikan tegangan AC, mengendalikan dimer, serta aplikasi IGBT bagi inverter .

1.  Pengendali Tegangan AC

Metode mengontrol fasa memberikan keluasaan pada sistem pengendalian AC. Pengontrol tegangan saluran AC dipakai dalam rangka mengganti-ganti nilai rms tegangan AC yg dicatukan ke beban dan juga memakai Thyristor selaku sakelar. Aplikasi peralatan ini diantaranya, ialah:

  • Kontrol peralatan pemanas
  • Kontrol pencahayaan 290
  • Pengendali kecepatan motor induksi

2.  Kontrol Dimer

Pengendalian yg dapat dilakui sembari memakai metode ini cuma terbatas kepada beban fasa 1 belaka. Bagi beban yg lebih besar selanjutnya dilanjutkan terus memakai sistem fasa 3 , baik itu yang setengah gelombang saja ataupun pada gelombang penuh (rangkaian jembatan).

3.  Aplikasi IGBT pada Converter

Rangkaian Cycloconverter ketika tegangan AC 3 phasa disearahkan jadi tegangan DC oleh 6 buah Diode. Berikutnya 9 buah IGBT membangun konfigurasi yg bakal membuat tegangan AC 3 phasa beserta frekuensi dan tegangan yg bisa diatur, dengan cara mengendalikan waktu ON di generator PWM. Rangkaian VVVF tersebut digunakan buat KRL merk HOLEC yang ada di Jabotabek.

 

 

Elektronika Daya. Post by: Fatma | 4.5
Tags:

Categories: Elektronika Dasar