Dioda Zener

Dioda zener adalah komponen yang berbeda dari jenis dioda lain karena mempunyai sisi eklusif didaerah breakdown-nya, yang bisa difungsikan untuk stabilisator maupun untuk melakukan pembatasan tegangan. Walaupun berbeda, namun pada umumnya jenis ini memliki kesamaan strukttur dengan dioda lainnya. Dari kesamaan itu pun bisa kita lihat sedikit perbedaan dari konsentrasi dopingnya. Persamaan umum lainnya adalah curva caracteristic-nya, sedangkan perbedaannya adalah diwaktu bias menjadi mundur dan sampai pada tegangan breakdown-nya menyebabkan arus dioda-nya jadi naik dgn begitu cepat layaknya yang di ilustrasikan di gambar dibawah ini. Kawasan breakdown itulah yg dijadikan sebagai reference diterapkannya komponen jenis dioda ini. Sebaliknya dengan jenis dioda lainnya, kawasan breakdown ini adalah daerah sensitif yg mesti dijauhi serta janganlah sampai dikasih tegangan-mundur hingga ke kawasan breakdown-nya itu. Alasannya karena pada dioda biasa bila dilakukan hal tersebut akan membuatnya menjadi rusak.

Kurva Karakteristik Komponen Dioda Zener

Dioda Zener - Kurva Karakteristik

sumber: http://elektronika-dasar.com/teori-elektronika/dioda-zener/

Titik breakdown-nya sebuah dioda zener bisa diatur dgn membuat berbagai ragam konsentrasi doping-nya. Pada kondisi konsentrasi doping yg tinggi menyebabkan peningkatan total pengotoran hingga tegangan zener / Vz menjadi kecil. Demikian dengan kondisi sebaliknya yaitu bila konsentrasi dopingnya rendah, menyebabkan perolehan zener yg tinggi. Dipasaran kita akan lebih sering menemukan dioda jenis ini dari yang tertinggi adalah 200v dan yang terendah Vz 1,8v, yang kemampuan dayanya mulai ¼w sampai 50w.

Hal yang paling penting dalam penerapan komponen ini dalam kehidupan sehari-hari adalah untuk penyetabil tegangan atau yang sering disebut stabilizer maupun regulator. Coba perhatikan rangkaian dasar stabilizer tegangan yg memakai komponen dioda-zener dibawah ini. Terlihat bahwa dioda zener diletakkan pada kawasan breakdown-nya, hal itu dilakukan supaya rangkaian ini bisa berjalan sebaik mungkin menjadi stabilizer tegangan. Tentunya harus pula diberikan Vi / tegangan sumber yg haruslah lebih besar drpd tegangan yang ada pada dioda-zener / Vz.

Komponen Dioda Zener pada Rangkaian Dasar Stabilizer

Dioda Zener pada Rangkaian Dasar Stabilizer

sumber: http://elektronika-dasar.com/teori-elektronika/dioda-zener/

Demikian pembahasan komponen kali ini. Semoga pemahaman kita pada Dioda Zener semakin maknyus ya :D.

Dioda Zener. Post by: Fatma | 4.5
Tags:

Categories: Komponen Elektronika