Dasar-Dasar Elektronika

Tuesday, August 14th 2012. | Elektronika Dasar

Dasar-Dasar Elektronika ini saya bagi dua materinya. Materi pertama di artikel ini berupa pendahuluan, kemudian pada materi kedua pada artikel selanjutnya baru menjurus pada inti ilmu dasar elektronika yang akan disajikan dalam bentuk presentasi maupun ebook. Jadi silahkan langsung menuju bagian-bagian yang diperlukan ya. Ok, mari kita mulai saja materi pendahuluan ini.

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering berinteraksi dengan berbagai macam benda elektronika. Benda elektronika ini dapat berupa televisi, radio, ataupun handphone. Saat anda membaca artikel inipun tentu sudah berinterasi dengan benda yang memiliki Dasar-Dasar Elektronika tersebut. Minimal kita memerlukan komputer dan jaringan internet untuk mengunjungi blog ini dan membacanya. Namun pernakah kita bertanya darimanakah dasar-dasar dari elektronika ini.

dasar-dasar elektronika

dasar-dasar elektronika

Sekitar tahun enampuluhan terjadilah revolusi terhadap Dasar-Dasar Elektronika secara besar-besaran. Pada saat itu ditemukan suata alat eletronika revolusioner yang bernama Transistor. Alat ini memungkin pembuatan rangkaian alat yang ukurannya lebih kecil dibanding pembuatan alat yang masih memakai tabung-tabung vakum sehingga ukurannya menjadi besar dan memakan banyak energi listrik.

Sepuluh tahun kemudian sejak ditemukannya transistor, terjadi revolusi lanjutan dengan ditemukannya sebuah rangkaian terintegrasi yang dinamakan sebagai Integrated Circuit atau disingkat IC. IC adalah suatu rangkaian terpadu yang isinya terdiri dari ribuan bahkan hingga jutaan transistor termuat dalamnya. Hal inilah yang menyebabkan bagaimana sebuah perangkat sekarang ukurannya menjadi lebih semakin kecil daripada sebelumnya, dan semakin menambah banyak pula fungsi-fungsi yang terintergrasi padanya. Contohnya saja Handphone yang kita pakai sekarang tentu jauh berbeda dengan handphone beberapa tahun yang lalu. Bagi yang mengerti dasar-dasar elektronika, tentu akan tahu bahwa semua itu tidak akan terjadi tanpa adanya revolusi silikon yang meruapakan bahan utama untuk membuat IC dan Transistor atau yang dikenal sebagai CHIP.

Ok, sampai disini dulu penenalan terhadap perkembangan elektronika dari dahulu hingga sekarang ini. Setelah mengetahuinya, pastilah kita tidak sabar untuk mengetahui lebih dalam lagi mempelajari bagaimana tekonologi elektronika. Karena itu jangan sampe melewatkan ya artikel lanjutannya dari dasar-dasar elektronika.

tags: , ,